Pagi-pagi pukul enam aku bersama suami berangkat naik motor ke kota Pandaan. Perjalanan dari Surabaya sampai Pandaan biasanya memakan waktu sekitar satu jam setengah sampai dua jam-an. Karena judul acaranya “jalan-jalan” maka kami tidak perlu memacu motor kencang-kencang, itung-itung menghirup udara pagi.
Perjalanan dari Surabaya ke Sidoarjo lumayan lancar, tetapi saat tiba di Porong seperti biasa perjalanan sedikit terhambat. Sudah padat, merambat, ditambah beberapa orang yang turun ke pinggir jalan untuk mencari pengunjung Wisata Lumpur. Walau hanya “melihat” danau Lumpur, banyak sekali wisatawan yang dari luar kota bahkan luar pulau yang penasaran dengan yang katanya fenomena alam (sampai sekarang pun aq sendiri bingung, kalau Lumpur gak sampai meluber kayak gini mungkin PT Lapindo Brantas akan diam saja menikmati hasilnya, tapi kalau sudah membuat banyak korban mereka meminta Pemerintah supaya dibuat acara fenomena alam agar kesannya mereka gak banyak-banyak mengganti kerugian sebagian besar penduduk Sidoarjo yang rumahnya terendam Lumpur).

suasana kemacetan di depan lumpur Lapindo sepanjang Jalan Porong
Setelah lolos dari lingkaran macet, sampailah kami di Pasuruan. Dimulai jalan lingkar menuju kota Pasuruan dipinggir-pinggir jalan beberapa warung sudah buka dengan menawarkan makanan khas yaitu Klepon. Berbentuk bulat terbuat dari ketan ditengahnya ada gula merah dan atasnya ditaburi kelapa parut. Selain klepon ada juga krupuk ‘Upil’ (koq upil sih?? Jorok ya… aq gak tahu dengan kata apa menyebutnya karena biasanya orang Surabaya menyebutnya begitu sih!! Hehehe…) warnanya putih dan nikmat dimakan pakai sambal petis. Dari sini saja kami sudah bisa melihat pemandangan Gunung Welirang yang keren sekali…..
Tak jauh dari penjual Klepon, terdapat pula Makanan Lontong Balap dan Lontong Kupang plus Ice The Gun hmm yummy……
Mumpung lewat Pasuruan aku dan suami menyempatkan makan disini. Kami memesan 2 Lontong Kupang dan 2 Ice The Gun, setelah dihitung total kami harus bayar Rp. 18.000,- saja.

Candi Jawi, terdapat di Tretes. Bila menuju Kakek Bodo pasti Anda akan melewati Candi ini. tepatnya di sebelah kanan jalan.
Setelah makan, perjalanan kami lanjutkan kembali menuju Pandaan. Untuk sampai di Trawas dari pertigaan Pandaan-Malang-Surabaya jaraknya sekitar 20km-an. Dari pertigaan ini biasanya banyak kulihat anak-anak yang siap mendaki ke Gunung Welirang dengan membawa ransel setinggi orang dewasa.


Indahnya Air Terjun Kakek Bodo
Menuju kawasan Kakek Bodo, sebelumnya kami harus menaiki jalan beraspal yang ketinggiannya hampir 45 derajat. Bisa dibayangkan salah menginjak rem sedikit motor kita akan mundur kebelakang. Setelah melewati jalan ini baru kami memarkir motor.

jalan menuju kawasan Kakek Bodo
Suara gesekan daun gemerisik indah, Kicauan suara Monyet bersahutan. Dinginnya udara Trawas membuat hati menjadi tenang….
Itulah sepenggal yang kurasakan ketika pertama kali memasuki areal Wana Wisata Kakek Bodo di daerah Tretes. Kakek Bodo ini terletak di bawah kaki Gunung Welirang dan Gunung Arjuna. Dengan hanya membayar tiket masuk Rp. 4.000,- saja keindahan air terjun sudah bisa nikmati. Kira-kira 2 km kami berjalan, suara genericik air terjun yang tingginya 50m terdengar merdu. Banyak sekali pengunjung yang mandi atau sekedar berfoto disekitar air terjun. Batu-batu besar dan kecil menghiasi air bening yang jatuh dari tebing. Disepanjang jalan menuju air terjun banyak penjual makanan yang lalu lalang. Ada juga satu makam yang konon itu adalah Makam Kakek Bodo.

Wah ada yang bersantai….
Kalau anda punya waktu luang setelah dari air terjun, sempatkan jalan menuju arah barat. disana akan ditemui bumi perkemahan yang luas, selain itu terdapat Pet Bocor yaitu sebuah pipa yang airnya mengalir deras tanpa ada krannya. Pet Bocor juga digunakan tempat istirahat bagi pendaki Gunung Welirang atau Arjuna…
Tertarik?? Datang aja ke Tretes……







Januari 27th, 2010 at 13:38
Wuih indahnya….sayang foto2nya krg lengkap juga info penginapan dan kulinernya
[Reply]
Januari 27th, 2010 at 13:41
wah.. uda bayar ya skrg ^^”
dulu masi blon bayar huehue.. tinggal jalan kaki aja kesana ..
begitu masuk area air terjunna.. udaranya enak sejuk beda gt rasanya hehe..
[Reply]
Januari 27th, 2010 at 13:48
duh…baru bayangin ajah udah adem rasanya…
pengen ah kesana…
[Reply]
Januari 27th, 2010 at 13:51
saya sudah kesana,keren bo’.
[Reply]
Januari 27th, 2010 at 13:53
ajieb nih kayaknya Tretes,mau tanya dulu kalau saya dan keluarga akan ke tretes gimana caranya ya,insya Allah liburan
[Reply]
Januari 27th, 2010 at 13:55
[...] detikcom adalah padiemas yang memposting tentang presiden Susilo Bambang dan yang kedua adalah blog ceritayuni.blogdetik.com yang menceritakan pesona air terjun kakek bodo. Kesempatan untuk tampil di headline detik.com [...]
Januari 27th, 2010 at 14:12
Setuju sekali mbak…..dah sering kesana tapinya kok masih kepingin terus kesana.
[Reply]
Januari 27th, 2010 at 14:37
Wah… air terjunnya bagus. Jadi ngingetin pas dulu pas ada kerjaan di Batu (Malang) sempet maen ke tempat wisata air terjun, namanya Coban Rondo. Ini dia poto2nya :
http://www.flickr.com/photos/udiens/sets/72157623168577563/
Btw, jauh gak ya antara Coban Rondo dan Kakek Bodo?
Thanks for the story
[Reply]
Januari 27th, 2010 at 15:18
Bpk Himawan: Klo penginapan di deket Kakek Bodo banyak sekali yang menaawarkan Vila dengan hrg antara Rp. 50.000- Rp. 100.000/malam. Atau klo mau ada juga Hotel Surya dan Hotel Tanjung, jaraknya sekitar 2 km. Dua hotel ini sangat nyaman Pak karena tepat dikaki Gunung Welirang.
Klo kuliner kebanyakan orang jual jagung bakar sama Bakso di pinggir-pinggir jalan
[Reply]
Januari 27th, 2010 at 15:52
Bp. Felix: Tahun 2000 sy kesana sudah bayar tuh… mungkin Bp kesana pas lagi soft opening Kakek Bodo kali Pak…. emang kpn yah hahaha….(berarti Rezeki Pak)
Sinia: Ayo datang aja pasti ketagihan…
[Reply]
Januari 27th, 2010 at 16:04
Bp. Agus: Klo dari Surabaya (Joyoboyo) naik Colt ELF turun Pandaan paling byr Rp. 7.000,- kemudian dari Pandaan naik Angkutan Pedesaan turun Trawas (Hotel Tanjung) sekitar Rp. 5.000,-. Opsi lain Naik Bus dari Terminal Purabaya(Bungurasih)turun Pandaan tarifnya klo ga salah sekitar Rp. 5.000 - Rp. 6.000,-
Ayo Pak datang rame-rame biar lebih seru!!!
[Reply]
Januari 27th, 2010 at 16:08
Winarno:Ayo mas ojo isin2 mrono maneh, kan cedhak teko Suroboyo opo maneh teko malang hehe..
Udiens:Kakek Bodo di Tretes, klo Coban Rondo di Trawas, klo ke Coban Rondo mending lewat Mojokerto lebih dekat (tp rasanya sama aja jauhnya)hmmm… biasanya di Coban Rondo sering dipake tempat perkemahan ato Diklat.
[Reply]
Januari 27th, 2010 at 19:03
[...] detikcom adalah padiemas yang memposting tentang presiden Susilo Bambang dan yang kedua adalah blog ceritayuni.blogdetik.com yang menceritakan pesona air terjun kakek bodo. Kesempatan untuk tampil di headline detik.com [...]
Januari 28th, 2010 at 08:53
dahsyatt!!!
[Reply]
Januari 28th, 2010 at 21:17
Yeah I agree on a few points, still great article.
[Reply]
Januari 29th, 2010 at 10:41
To Depz: Dahsyatnya!! jika dibandingkan dengan senyumanmu (xixix… seperti lagunya Bank Meggy Z)Salam kenal Bank..
To getting the motivation to lose weight said: Camsiah Mister…
To Sekti: Keren banget Bro.. kapan kesana??
[Reply]
Januari 30th, 2010 at 10:29
kayaknya seru nih …
congrat deh .. bisa tampil di headline …
[Reply]
Januari 30th, 2010 at 10:46
To Erji: Seru banget Om..
[Reply]
Februari 8th, 2010 at 21:05
hmmm
aku blom pernah kesana nehhh
ntar2 mampir deh
[Reply]
Desember 10th, 2010 at 11:46
nice post
please visit this
repository unand
thanks….
[Reply]