5 Menit mengubah Indonesia seindah gerhana matahari!

18 Feb 2016

Ketika orang-orang asyik cerita pengalaman melihat Gerhana Matahari Total di halaman blognya, saya hanya bisa takjub membacanya. Hanya bisa terperangah sambil membayangkan wajah bumi di siang hari yang gelap gulita karena terhalang oleh bulan. Sambil membatin, kapan saya bisa seberuntung mereka, diberi kesempatan melihat gerhana matahari total di usia hidup. Oke, mungkin para orangtua bakal memberikan banyak wejangan, sebab rata-rata orangtua masih percaya mitos seram gerhana. Tapi setidaknya, saya punya peluang merasakan keindahan fenomena alam. Syukur-syukur bisa mengabadikan gambar melalui jepretan kamera.

 

Ibu Guru bilang, gerhana matahari total membuat waktu siang seperti malam hari. Gelap. Durasinya singkat saja, Cuma 5 menit!

 

5 Menit, bagi orang yang bersyukur, gak bisa dibilang CUMA. Ini bukan soal menit, tapi keberuntungan manusia diberi kesempatan menyambut kehadiran fenomena alam super dahsyat ini datang. Taruhannya umur, Beib!

 

Seorang ilmuwan sejati berani bayar mahal demi bisa menyaksikan fenomena ini. Baca berita di laman Detikcom baru-baru ini, pada tahun 1929, Indonesia pernah digruduk serombongan peneliti Obervatorium Postdam yang berasal dari Jerman. Mereka datang ke Aceh khusus untuk melihat fenomena gerhana matahari total. Bayangkan usaha berat mereka jauh-jauh datang ke Indonesia HANYA demi melihat gerhana. Iya, hanya. Karena mereka mengaggap gerhana sebagai peristiwa langka. Mereka datang untuk melakukan riset serta mempelajari Ilmu Astronomi. Itulah kenapa, Ilmu mahal harganya. Jangan menyepelekan Ilmu. Apalagi Ilmu Alam.

Jika dihitung-hitung, perjalanan pesawat dari Indonesia ke Jerman saja lamanya 16 jam, ini kalau pakai pesawat abad 20. Bagaimana dulu yang teknologi belum semaju sekarang, pasti lebih dari itu. Padahal momen krusial yang mereka hadapi hanya 5 menit! Bagi yang gagal memanfaatkan momen, bisa nangis bombay sambil nyanyi lagu dangdut, “lima menit lagiii.. ah, ah, ah, Jeng Jenggg..!!”

 

Pokok yang mereka hadapi ini masalahnya berhubungan dengan kemajuan bumi! Ini soal fenomena! Soal momen! Bila gagal atau terlewat, nunggunya gak sehari dua hari. Tahunan!

Pada dasarnya melihat gerhana sama juga seperti travelling ke suatu tempat untuk melihat Matahari Terbit. Lihat saja di Gunung Pananjakan Bromo. Sebelum Shubuh, wisatawan sudah berdiri antre menunggu kemunculan sang surya. Padahal melihat matahari terbit bisa dilakukan  kapan saja. Tapi kenapa orag berbondong-bondong untuk melihatnya. Lagi-lagi fenomena alam dan taruhan usia.

Bagi Traveller dimanapun, pasti tak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Kalau melihat Matahari terbit, seorang traveller masih bisa nabung dan berangkatnya setahun ke depan. Tak masalah, sebab momen ini tidak bisa basi. Sedangkan gerhana, datangnya gak setahun sekali. Bila tahun ini terlewat, harus nunggu dulu gerhana matahari tahun 2023. Kalau masih terlewat juga, buruan ambil antrian berangkat untuk tahun 2053.. Kuota masih banyak kosong, niiih :D

 

Saat masih di bangku Sekolah Menengah, tahun 1995, saya sempat membaca berita gerhana Matahari akan terjadi di Indonesia. Namun hingga tiba waktunya, gerhana matahari itu tidak muncul-muncul juga. Padahal untuk melihat gerhana matahari itu saya sudah menyiapkan semua ‘peralatan tempur’. Duh sedihnya.. gagal deh melihat gerhana matahari. Malamnya ada berita di televisi yang mengabarkan bahwa memang benar ada gerhana matahari terjadi di Indonesia, akan tetapi daerah yang lintasi hanyalah wilayah Sulawesi Utara. Dih, ternyata.. kelewatan info. Kasihan Kasihan Kasihan..

 

Meski bukan seorang ilmuwan, (Cuma jadi traveller ecek-ecek hehe), tapi saya selalu menanti detik-detik datangnya gerhana matahari di Indonesia. Sebagai manusia yang hidup di bumi, saya juga ingin menyaksikan dan menikmati sensasi bernaung dibawah bulan pada siang hari. Meski 5 menit!

21 tahun telah berlalu dari tahun 1995. 9 Maret 2016 nanti, Gerhana Matahari Total atau disingkat GMT, atas kehendak Allah akan melintas lagi di Indonesia. Menurut prediksi, jalur yang dilalui gerhana adalah daerah yang deket dengan garis khatulistiwa. Artinya, akan banyak kota-kota di Indonesia yang disinggahi oleh Gerhana Matahari Total.

 

 

Sesuai informasi yang saya baca, gerhana matahari total jalurnya akan melintas di 11 kota di Indonesia, antara lain: Palembang, Bangka, Belitung, Sampit, Palangkaraya, Balikpapan, Poso, Luwuk, Ternate, dan Halmahera. Yang hapal peta Indonesia, perhatikan kota-kota diatas. Hampir semua pulau besar di Indonesia terlewat. Sumatera, ada. Kalimantan, ada. Sulawesi, ada. Maluku, ada. Yang jauh dari perlintasan adalah pulau-pulau yang letaknya di bawah, seperti pulau Jawa, Madura, Bali, Nusa tenggara, dan Irian Jaya.

 

Keberuntungan ganda buat Indonesia.

 Prediksi Jalur Gerhana Matahari Total, 9 Maret 2016

 

Keberuntungan pertama, Indonesia dilintasi gerhana matahari total. Yang kedua, Indonesia bakal jadi sasaran wisatawan manca negara, terutama ilmuwan dari negara asing yang menyaksikan fenomena alam. Saat-saat ini peluang besar bagi masyarakat Indonesia untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia seindah gerhana matahari. Indonesia bukan hanya milik Bali. Indonesia punya Bangka Belitung, Indonesia punya Sumatera, Indonesia punya Kalimantan, Indonesia punya Kepulauan Maluku, dan Indonesia punya ribuan pulau. Semua pulau di Indonesia punya spot wisata menarik dan kebudayaan daerah berbeda-beda.

 

Tips Melihat Gerhana Matahari Total di Indonesia

Bila sudah tidak sabar melihat Gerhana Matahari Total, sebaiknya persiapkan saja dari sekarang. Meski sudah jaman modern, dan mitos hanyalah sekedar mitos, tapi untuk keamanan diri sendiri sebaiknya sebelum melihat gerhana, banyak-banyak baca referensi bagaimana melihat gerhana yang baik, apa saja yang harus dilakukan ketika menghadapi gerhana.  Untuk membantu para traveller yang antusias menyambut gerhana, saya akan berbagi tips melihat gerhana matahari total di Indonesia

Inilah tips Melihat Gerhana Matahari Total di Indonesia:

  1. Pakailah baju lengan panjang atau jaket

Baju lengan panjang dan jaket berfungsi untuk melindungi kulit agar tidak terpapar sinar matahari langsung. Walaupun momen gerhana matahari keadaan sekitar menjadi gelap, akan tetapi sebelum dan sesudah gerhana, matahari akan kembali menampakkan sinarnya.

  1. Gunakan pelindung mata

Pelindung mata berupa kacamata yang dilapisi filter untuk melihat gerhana. Adanya kacamata ini akan melindungi mata dari efek berbahaya. Alternatif lain jika tidak mendapati kacamata, adalah melihat dari sela-sela rerimbunan daun atau kertas HVS yang telah dilubangi ukuran kecil

  1. Gunakan pelindung kepala

Pelindung kepala seperti topi dan payung akan membuat kegiatan hunting gerhana matahari kita menjadi nyaman. Setidaknya tidak bingung cari tempat teduh saat dibawah cuaca terik ketika sedang menunggu momen datangnya gerhana.

  1. Gunakan alas kaki yang nyaman.

Saat ini belum ada informasi dimana spot bagus untuk melihat gerhana. Pemerintah setempat kabarnya sedang menyipkan yang terbaik bagi para wisatawan gerhana. Siapa tau lokasinya diatas bukit, buat jaga-jaga, gunakan sepatu yang nyaman dipakai. Misalnya sepatu kets.

 

Tips Sukses Wisata Gerhana

Setela membaca tips melihat gerhana matahari total, tentunya Traveller ingin megeksplor lebih banyak tempat menarik yang bisa dikunjungi. Oleh sebab itu saya akan berbagi informasi tentang apa saja yang harus dipikirkan agar Wisata Gerhana berjalan sukses.

Menyongsong momen Gerhana Matahari Total tanggal 9 Maret 2016 nanti, Dinas Pariwisata gencar mempromosikan wisata di seluruh Indonesia, terutama daerah yang dilalui jalur gerhana namun belum banyak dikenal wisatawan asing. Tentunya keadaan ini akan membuat daya minat wisatawan meningkat. Nah, supaya wisata gerhana teman-teman aman, ada baiknya membaca Tips Wisata Gerhana dibawah ini:

 

  1. Tentukan tujuan Wisata Gerhana

Diatas telah saya sebutkan daerah-daerah yang akan dilintasi gerhana. Dari beberapa pilihan kota diatas, tentukan satu yang paling ingin di datangi. Ambil daerah yang paling favorit gar setelah momen gerhana usai, kalian bisa melanjutkan wisata ke spot menarik di daerah tersebut. Sambil nyelam, neguk air sekalian! hehe

  1. Membuat daftar kunjungan wisata gerhana

Agar jalan-jalanmu efisien, Buatlah list panduan perjalanan wisata untuk membantu memudahkan saat eksplor tempat wisata

  1. Berburu Tiket Pesawat

Momen Gerhana Matahari Total tahun ini tentu akan membuat kursi pesawat jadi buruan wisatawan. Oleh karena itu agar wisata gerhanamu sukses, rajinlah ngecek tiket pesawat. Mumpung masih ada, segera beli, daripada nanti nyesal dibelakang.

  1. Cari Penginapan

Penginapan sangat penting. Di laman detikcom, kabarnya hotel-hotel di beberapa kota yang dilintasi gerhana matahari hampir 100% telah ludes terjual. Nah, mumpung masih ada sisa kamar, buruan hunting..

  1. Cek kesiapan Fotografi

Jalan-jalan tanpa foto-foto rasanya hambar. Apalagi untuk momen langka gerhana matahari total. Agar tak menyesal, sebelum hunting gerhana, pastikan kamera siap termasuk perlengkapannya seperti battery cadangan dan memorycard yang memadai

  1. Ingat detail lintasnya Gerhana Matahari

Poin ini sangat penting, lho. Lebih baik menunggu daripada terlewat. Ingatlah baik-baik, kalau perlu catat: jam, menit dan detik berapa gerhana matahari saat melintas di daerah yang sedang di kunjungi.

  1. Update Sosmed dan peluang berburu follower

Selama wisata gerhana matahari usahakan update social media seperti facebook, twitter, dan instagram. Dari jutaan penduduk Indonesia, yang berkesempatan melihat gerhana matahari mungkin hanya sepersepuluh persen. Bisa jadi dibawah atau diatas itu. Inilah momen untuk menaikkan follower sosmedmu. Jika perlu buatlah hestek khusus supaya jadi trending topic dunia. Jika hestekmu sukses, tunggu saatnya, wisata Indonesia akan seindah gerhana matahari!

 

Sudah siap jadi Laskar Gerhana? :)

 

 Keterangan: Sumber referensi tulisan dan gambar dari www.detik.com


TAGS Laskar Gerhana detikcom gerhana matahari #LaskarGerhanaDetikcom


-

Author

Follow Me